Begini Penampakan Sampah Impor yang Menggunung di Mojokerto
china gzh 2019-06-21
Sampah impor nampak menumpuk di kawasan Mojokerto, Jawa Timur.
Berdasarkan data Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah Ecoton, masuknya sampah dengan merk dan lokasi jual di luar Indonesia tersebut diduga akibat kebijakan China menghentikan impor sampah plastik dari sejumlah negara di Eropa dan Amerika.
Penghentian kebijakan impor sampah yang dilakukan China membuat negara-negara tersebut beralih tujuan ke negara-negara lain, salah satunya adalah Indonesia.
Indonesia diperkirakan menerima sedikitnya 300 kontainer yang sebagian besar menuju ke Jawa Timur setiap harinya.
Salah satu sampah yang diimpor ke Indonesia adalah limbah kertas dari Kanada. Meski begitu, dilansir dari Reuters, Indonesia memulangkan kembali limbah kertas dari Kanada yang diimpor melalui Amerika Serikat tersebut. Pasalnya limbah kertas itu telah terkontaminasi dengan bahan-bahan seperti plastik, karet, dan popok.
Seperti yang dikutip dari Reuters, pejabat Kementerian Lingkungan Hidup Sayid Muhadhar mengatakan, lima kontainer atau sekitar 100 ton limbah kini telah dikirim kembali ke Seattle dari kota Surabaya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) mengamati tumpukan sampah kertas yang diimpor oleh sebuah perusahaan pabrik kertas sebagai bahan baku kertas di Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (19/6/2019).
Selain Indonesia, negara-negara lain di ASEAN seperti Malaysia dan Filipina juga mengirim kembali sampah-sampah impor ke negara asalnya.