Sekian Kuliner Pembawa Keberuntungan, Sudah Coba?
china gzh 2019-06-24

Kuliner Pembawa Keberuntungan

Makanan memang menjadi salah satu yang paling diburu saat traveling. Hampir setiap tempat memiliki ciri khas masing-masing yang acap kali tidak ada di daerah lain. Ternyata, selain kuliner khas, ada beberapa tempat dengan kepercayaan makanan unik. Ada beberapa kuliner dianggap membawa keberuntungan bagi si pemakannya. Apa saja kira-kira kuliner pembawa keberuntungan ini?

Ehomaki, Jepang

Ehomaki, via Shutterstock

Kuliner yang pertama datang dari Negeri Tirai Bambu, Jepang. Ada makanan yang bernama ehomaki. Oleh masyarakat Jepang, makanan ini mendatangan keberuntungan bagi orang-orang yang mengonsumsinya. Cara makannya juga tidak sembarang, ehomaki yang berbentuk sushi dimakan dalam bentuk panjang, utuh dan tak boleh dipotong.

Selain tanpa dipotong, kamu juga perlu mengikuti arah angin saat memakannya. Selain keberuntungan, ehomaki dipercaya mengundang kemakmuran bagi yang mengonsumsinya.

Delima, Turki

Buah delima, via Shutterstock

Bagi penduduk Turki, buah delima dipercaya membawa keberuntungan. Warna merah seperti jantung hati pada buah delima dianggap mewakili kehidupan, kesuburan, dan panjang umur. Buahnya yang digunakan sebagai obat herbal juga melambangkan kesehatan. Karena itulah, orang-orang Turki percaya jika makan buah ini akan memberikan keberuntungan.

Mi, China

Mi di perayaan Imlek, via Shutterstock

Sementara itu bagi beberapa masyarakat di China dan beberapa negara di Asia lainnya, mi dipercaya membawa banyak keberuntungan bagi pemakannya. Mi juga menjadi hidangan ulang tahun sebagai pelambang panjang umur. Satu hal lagi, dalam perayaan , mi juga masuk dalam menu wajib yang ada untuk disantap. Semakin panjang mi, akan memberikan umur yang panjang pula.

Sayuran Hijau, Amerika

Brokoli, via Shutterstock

Satu hal lagi kuliner pembawa keberuntungan adalah sayuran hijau. Masyarakat Amerika memang modern, namun masih percaya jika sayuran hijau membawa keberuntungan. Sayuran hijau seperti halnya brokoli, sawi, kubis hijau, kale, dan lain-lain dianggap sebagai lambang keberuntungan.

Warna hijau ini sendiri dilabmangkan sebagai uang kertas sebagai penanda kemakmuran dan keberuntungan dalam hal ekonomi. Tak salah jika sayuran hijau ini dihidangkan pada tradisi makan tahun baru.

Kira-kira di Indonesia apakah ada kuliner yang selama ini dipercaya sebagai lambang dari keberuntungan?