Nasi Jagung, Sambal dan Kopi Tubruk Jadi Favorit Bung Karno
china gzh 2019-07-10

Jakarta, Gesuri.id - Siapa sangka jika nasi jagung menjadi santapan favorit Presiden Pertama RI, Bung Karno. Kegemarannya makan nasi jagung sudah muncul sejak kecil, apalagi Bung Karno lahir dan besar di kampung. 

Saat remaja, Bung Karno tumbuh di masa penjajahan Belanda. Sehingga waktu itu dia tidak terlalu pilih-pilih makanan dan cenderung menerima makanan yang disajikan.

Diantara banyak pilihan makanan, Bung Karno suka sekali dengan sate, rawon, sayur lodeh, dan sambal terasi, serta nasi jagung. Bahkan, nasi jagung ini merupakan menu utama Bung Karno saat pagi hari, lo.

Dilansir dari tulisan milik Mangil, mantan pengawal pribadi yang menulis buku berjudul Kesaksian tentang Bung Karno 1945-1967, bercerita tentang kebiasaan sarapan Bung Karno. Setiap pagi, Bung Karno selalu sarapan nasi 

"Jagung ini melambangkan dunia tani. Dibandingkan beras, jagung ini lebih menunjukkan kekuatan," ujar Bung Karno dari tulisan Mangli.

Biasanya, Bung Karno menyantap nasi jagung bersamaan dengan lauk pauk seperti daun singkong, ikan asin, dan sambal. Nasi jagung ini juga memiliki porsi kecil, yaitu hanya semangkuk kecil saja.

Untuk melengkapi sarapannya, Bung Karno meminum kopi tubruk. Mangli menuliskan bahwa kopi tubruk Bung Karno haruslah sesuai takarannya, yaitu satu sendok kopi dan satu setengah sendok gula.

Bahkan saat makan pun, Bung Karno jarang sekali menggunakan sendok dan garpu. Dirinya lebih suka menggunakan tangan untuk menyuapkan makanannya ke mulut. Ketika makan, Ia hanya mengonsumsi nasi seukuran mangkok kecil.

Nasi tersebut disantap bersamaan dengan sayur lodeh atau sayur asem, tidak lupa juga hidangan sambal terasi kesukaan Bung Karno. Dalam penyajian sambal ini, Ia memiliki aturan khusus. Sambal tersebut tidak boleh dipindahkan dari cobek yang digunakan untuk menghaluskan sambal.