AS: Tak Ada Syarat untuk Lakukan Perundingan Lagi dengan Korea Utara
china gzh 2019-06-24

WASHINGTON, iNews.id - Utusan Amerika Serikat (AS) untuk Korea Utara mengatakan tidak ada prasyarat untuk melanjutkan perundingan dengan Korut. Namun dia mendesak denuklirisasi nyata dari Korut.

Sepekan setelah Presiden Donald Trump mengatakan dia menerima "surat indah" baru dari Kim Jong Un, perwakilan khusus AS Stephen Biegun mengatakan bahwa janji Korut untuk menyerahkan senjata nuklir terletak di jantung hubungan kedua negara.

"Kami tidak dapat membuat kemajuan yang cukup tanpa langkah-langkah yang bermakna dan dapat diverifikasi pada denuklirisasi," kata Biegun, seperti dilaporkan AFP, Kamis (20/6/2019).

"Ini (denuklirisasi) benar-benar inti dari hal ini. Itu hal yang menghasilkan momen ini," ujarnya.

Namun Biegun mengatakan bahwa kemajuan nuklir bukan syarat untuk melanjutkan perundingan, di tengah kemandekan dalam diplomasi sejak pertemuan puncak Februari antara Kim dan Trump. Pertemuan di Hanoi itu merupakan yang kedua antara kedua pemimpin setelah pertemuan bersejarah pertama mereka di Singapura setahun lalu.

"Itu bukan sebuah kondisi, dan izinkan saya mengatakan bahwa itu akan dipenuhi dengan kekuatan yang sama di pihak kami untuk mengatasi secara paralel semua komitmen lain yang dibuat oleh dua pemimpin kami di Singapura," kata Biegun.

Trump menawarkan hubungan baru termasuk dukungan bagi perekonomian Korea Utara jika Kim menyerahkan senjata nuklir.

Namun para pembantu Trump bersikeras tidak akan meringankan sanksi ekonomi sampai Korea Utara mengambil tindakan konkret. Hal inilah yang memicu kegagalan KTT Hanoi.


Editor : Nathania Riris Michico