Tiga Saran Arsitek dalam Menata Rumah Mungil agar Tidak Terasa Sempit
china gzh 2019-06-21

open Storage di hunian terbatas/ rumah mungil

Laporan Tabloid RUMAH 238

IDEAonline - Rumah mungil membutuhkan penataan yang berbeda.

Sebelum menata rumah mungil, ada baiknya pikirkan terlebih dulu apa saja yang menjadi kebutuhan Anda. Lalu, pilihlah perabotnya dan sesuaikan dengan ukuran ruang yang ada.

Rumah berukuran 46m2 mungkin menjadi satu hal yang langka di tahun 90-an silam.

Namun, tak demikian dengan saat ini. Harga tanah yang semakin melambung dan material bangunan yang terus merangkak naik membuat ukuran rumah pun semakin mengerdil.

Hal ini tentunya juga membutuhkan adaptasi tersendiri dalam menata rumah.

Masalah yang sering dialami pada rumah-rumah mungil adalah kesulitan dalam memilih dan menata furnitur.

Bila salah, ruang yang sudah kecil terasa semakin sempit.

Sebenarnya, tidak ada aturan khusus dalam menata rumah mungil. Satu hal yang perlu diingat, rumah dengan luasan yang terbatas harus membuat kita memanfaatkan lahan secara maksimal.

Untuk itu, Anda perlu membuat perencanaan matang mengenai apa saja yang harus ada dan harus dihilangkan dalam rumah Anda.

Compact dan Tanpa Sekat, Ini Dia Inspirasi Rumah Mungil Seluas 99 Meter Persegi

Tentukan Kebutuhan Ruangnya

Sebuah rumah tentunya harus memberi rasa nyaman bagi penghuni untuk tinggal di dalamnya.

Karena itu, hal yang pertama kali harus dipikirkan sebelum menata rumah adalah menentukan benda-benda apa saja yang Anda butuhkan.

Misalnya, Anda membutuhkan 1 kamar utama, 2 kamar anak, dapur, ruang tamu, dan ruang keluarga.

Maka rumah tersebut harus dibagi sesuai dengan kebutuhan itu.

Doddy Sunarya, arsitek dari konsultan Cipta+ Architecture menyarankan bahwa dalam rumah mungil sebaiknya ruang jangan terlalu terbagi-bagi agar tak terkesan terlalu sempit.

Pilih Temanya

Menata rumah mungil akan jauh lebih mudah bila Anda sudah menentukan temanya.

Tema ini akanmengerucutkan ide dan membantu Anda menentukan perabot, warna, dan aksesori yang akan digunakan untuk rumah tersebut.

Menurut Doddy, untuk rumah berukuran kecil cukup pilih 1 tema. Hal ini dilakukan agar tema rumah lebih terarah dan tidak terlalu “ramai”.

rumah mungil terasa lebih luas

Rumah dengan lahan terbatas sebaiknya menghindari tema yang terlalu klasik dan tradisional yang memiliki banyak ukiran dan detail.

“Untuk rumah mungil, pilih tema ruangan yang simpel dan jauhi warna gelap agar tak terkesan suram,” tambah Doddy.

Sesuaikan Ukuran Furnitur

Setelah menentukan tema, langkah selanjutnya adalah memilih furnitur dengan ukuran yang sesuai ruangan. Terdapat beberapa tip dalam memilih furnitur untuk rumah mungil.

Pertama, pilihlah furnitur berdesain simpel sehingga tidak membuat penuh ruangan.

Jika memungkinkan, furnitur dapat dibuat multifungsi serta diberi tempat penyimpanan.

Selain itu, masih menurut Doddy, dalam menata rumah mungil hindari memilih perabotan secara berlebihan.

Misalnya, jika anggota keluarga berjumlah 5 orang maka kita tidak perlu memaksa untuk memasukkan sofa dengan ukuran 8 seater ke dalam ruang keluarga.

rumah mungil

“Selain menjadikannya lebih sempit, furnitur yang terlalu besar juga membuat ruang terasa sesak bahkan mampu menghilangkan ruang gerak penghuni rumah,” tambahnya.

Memilih furnitur tidak berlebihan juga berarti ukuran furnitur harus sesuaikan dengan ukuran ruang.

“Jangan memaksakan menggunakan perabot lama yang berukuran besar, kecuali jika meng-upgrade-nya (mengubah, red.)

terlebih dulu dengan menyesuaikan ukurannya dalam rumah Anda,” jelas Doddy.

Bila ditata dengan tepat, menggunakan furnitur dengan ukuran yang juga sesuai, niscaya rumah mungil Anda akan terasa nyaman.

(*)