FOTO: Drama Adu Penalti Timnas Brasil vs Paraguay
china gzh 2019-07-03

Timnas Brasil jelang melawan Paraguay pada perempat final Copa America 2019 di Stadion Arena do Gremio, Porto Alegre, Jumat (28/6) pagi WIB. (REUTERS/Diego Vara)

Para pemain timnas Paraguay mendengarkan lagu kebangsaan jelang melawan tuan rumah Brasil pada perempat final Copa America 2019. (REUTERS/Ueslei Marcelino)

Penyerang timnas Brasil Neymar menjadi penonton laga melawan Paraguay. Neymar harus absen di Copa America 2019 karena cedera engkel. (Juan MABROMATA / AFP)

Timnas Brasil kesulitan mencetak gol ke gawang Paraguay sepanjang 45 menit babak pertama pertandingan. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga jeda. (REUTERS/Diego Vara)

Timnas Brasil sempat mendapat hadiah penalti pada menit ke-54 setelah Roberto Firmino dilanggar pemain Paraguay Fabian Balbuena. (REUTERS/Diego Vara)

Wasit Roberto Tobar Vargas langsung memberi Fabian Balbuena kartu merah. Namun, wasit Vargas mengubah keputusannya setelah melihat VAR. (REUTERS/Diego Vara)

Wasit asal Chile Roberto Tobar Vargas melihat VAR dan mengubah keputusan. Semula Vargas memberi Brasil penalti, tapi mengubahnya menjadi tendangan bebas setelah melihat pelanggaran terhadap Roberto Firmino terjadi di luar kotak penalti. (Juan MABROMATA / AFP)

Setelah 90 menit skor imbang tanpa gol, adu penalti langsung digelar. Eksekutor pertama Paraguay Gustavo Gomez gagal menjalankan tugas dengan sempurna setelah tendangannya diblok Alisson Becker. (REUTERS/Diego Vara)

Para pemain timnas Brasil merayakan gol saat drama adu penalti melawan Paraguay di perempat final Copa America 2019. (REUTERS/Ueslei Marcelino)

Adu penalti semakin menarik setelah Roberto Firmino yang menjadi eksekutor keempat Brasil gagal melakukannya tugasnya. (REUTERS/Henry Romero)

Timnas Brasil akhirnya memastikan langkah ke semifinal Copa America 2019 setelah eksekusi Derlis Gonzales menyamping. (REUTERS/Diego Vara)

Timnas Brasil akan menghadapi pemenang antara Argentina vs Venezuela di babak semifinal Copa America 2019. (REUTERS/Henry Romero)