Karena Miskin, Warga Ladang Laweh Hidup Hanya Beratap Terpal
china gzh 2019-07-05

Tanah Datar, Prokabar – Miris. Ternyata masih ditemukan warga negera ini yang hidup jauh dari kata layak. Di Ladang Laweh, Jorong Rambatan, Tanah Datar, seorang warga hidup hanya dengan beratap terpal plastik dan berlantaikan tanah.

Sementara, rumah kayu yang selama ini ia tempati bersama sang ibunda roboh dan telah rata dengan tanah.

Tetangga dari pemilik rumah mengatakan jika rumah tersebut merupakan milik Samsiar.

Rumah tersebut roboh setelah anaknya yang menderita gangguan jiwa mengamuk dan merobohkan rumah tersebut. Peristiwa ini terjadi setelah lebaran beberapa waktu lalu.

Kondisi rumah Samsiar yang roboh.

Ia menambahkan, saat ini Samsiar telah diboyong oleh anaknya yang lain dan menetap di pusat kota Batusangkar.

“Yang tinggal di tenda itu anaknya, bernama si Son. Karena takut tertimpa material rumah yang roboh, maka ia mendirikan tenda itu. Anak etek yang mengalami gangguan jiwa telah dibawa ke Padang (RSJ HB Saanin, Gadut),” ucapnya.

Sang tetangga yang bermukim tepat di seberang jalan itu juga mengungkapkan, jika seharian Son berprofesi sebagai pemanjat atau pemetik buah kelapa. Siang dan malam ia tinggal di dalam tenda terpal tersebut.

“Kalau ingin bertemu, pagi atau sore saja. Tadi baru dijemput orang untuk memetik kelapa,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan prokabar.com di lapangan, jika Samsiar merupakan salah satu dari penerima bantuan bedah rumah dari pemerintah. Namun jelang dilakukannya terealisasinya program tersebut, rumah Samsiar telah terlebih dahulu roboh.(eym)