Disperindag Segel 10 Timbangan Bagasi di Bandara Internasional Hang Nadim Batam
china gzh 2019-06-28

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam menyegel 10 dari 24 timbangan bagasi penumpang di konter check in terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (25/6/2019).

Segel ke-10 timbangan itu rusak, sehingga petugas Disperindag meragukan akurasi timbangan tersebut.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, kawat segel dari 10 timbangan yang disegel itu terputus.


Kata Gustian, di dalam segel itu terdapat tombol untuk mengontrol setelan timbangan.

“Ada semacam nomor-nomor yang bisa mempengaruhi setelan timbangan yang bisa pengaruhi timbangan,” kata Gustian.

Calon penumpang
menimbang barang bawaan saat check in di Bandara Hang Nadim, belum lama ini.
Sebanyak 10 timbangan bagasi penumpang disegel Disperindag Kota Batam
karena diduga tidak
memenuhi standar. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Jika benar timbangan bagasi tersebut sengaja dimanipulasi, Gustian, menyebut, tentu akan sangat merugikan penumpang.

Apalagi belakangan ini sejumlah maskapai menerapkan kebijakan bagasi berbayar dengan tarif yang sangat tinggi.

Gustian menjelaskan, sebenarnya tim Disperindag Batam telah melakukan penyegelan sejak 25 Maret lalu.

Saat itu ada sembilan timbangan yang disegel karena diduga tidak akurat.

Lalu kemarin pihaknya menemukan satu lagi timbangan bagasi yang se­gelnya rusak dan diduga tidak akurat. Sehingga total ada 10 timbangan yang disegel.

“Kegiatan hari ini (kemarin) lanjutan tanggal 25 Maret lalu,” katanya.

Tim Disperindag melakukan pengawasan setelah mendapat laporan dan keluhan dari masyarakat.

“Ketika menimbang barang di rumah berbeda dengan ditimbang di sana (bandara),” kata Gustian.

Ia berharap, seharusnya semua pihak dapat melaksanakan aturan yang ada.

Seperti memastikan segel tidak rusak hingga melakukan tera ulang alat timbangan dengan berkoordinasi dengan Disperindag Batam.

“Semua timbangan harus ditera ulang,” tegasnya.

Saat kembali melakukan pengawasan kemarin, Gustian menyebut lima dari 10 timbangan yang disegel Disperindag telah diganti dengan timbangan baru.

Lima timbangan baru itu sudah digunakan untuk melayani penumpang. Namun menurut Gustian, mestinya timbangan baru tersebut ditera ulang sebelum digunakan untuk melayani konsumen.

“Harusnya ditera dulu, ini terkait perlindungan konsumen, akurat atau tidak,” imbuhnya.

Saat penyegelan kemarin, Gustian didampingi Kepala Bidang Tertib Niaga, Pominsani, dan Kepala Seksi Pengawasan Metrologi dan Perlindungan Konsumen, Ahmad Yani.

Total ada sembilan petugas termasuk Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Disperindag Batam.

“Pada prinsipnya sepuluh disegel tapi secara fisik enam yang disegel. Empat kami buka sementara demi kelancaran layanan penumpang,” kata Kepala Bidang Tertib Niaga Pominsani.(iza)