4 Momen Terindah Torres saat Berseragam Liverpool, Nomor 1 Bikin Bek Man United Gigit Jari
china gzh 2019-06-25

FERNANDO Torres telah mengumumkan pensiun dari dunia sepakbola pada Jumat 21 Juni 2019 melalui akun twitter-nya, @Torres. Torres yang kini bermain untuk Sagan Tosu memutuskan undur diri dari lapangan hijau setelah 18 tahun aktif sebagai pemain profesional.

Torres adalah penyerang hebat yang selalu membela klub-klub besar seperti, Atletico Madrid, Liverpool, Chelsea dan AC Milan. Kendati demikian, masa keemasan Torres tersaji saat berseragam merah khas Liverpool pada 2007-2011. Berikut empat momen terindah Torres bersama Liverpool, dikutip dari Sportskeeda, Selasa (26/5/2019).

4. Gol Telat Melawan Chelsea di Musim 2008-2009


Torres yang mengakhiri musim 2007-2008 dengan torehan 33 gol menanggung beban besar pada musim 20018-2019. Akan tetapi, cedera merusak penampilan Torres karena ia baru mencetak lima gol pada paruh pertama musim.

Liverpool pun berhadapan dengan Chelsea di Anfield Stadium dan butuh kemenangan untuk menjaga asa mereka menjadi juara. Selama 89 menit laga berjalan belum ada gol yang tercipta, tetapi Torres tiba-tiba membuat skor dengan sundulannya.

Pemain berpaspor Spanyol itu pun merayakannya dengan sukacita. Tak lama berselang dari gol itu, Torres lagi-lagi mencetak gol untuk membuat Liverpool menang 2-0 atas Chelsea.

Sebelumnya

3. Cetak Hattrick Beruntun di Anfield


Saat datang pada musim 2007-2008, Torres menjadi fenomena dengan ketajamannya di depan gawang lawan. Seketika Torres pun menjadi andalan Liverpool di musim perdananya tersebut. Ketajaman Torres terlihat saat El Nino –julukan Torres– mencetak hattrick beruntun di Anfield Stadium saat mengahadapi Middlesbrough dan West Ham United. Torres pun mengakhiri musim itu dengan gemilang lewat torehan 33 gol.

2. Gol Terakhir Torres di Anfield


Torres melalui musim 2010-2011 dengan penampilan yang tak begitu baik akibat cedera yang dideritanya. El Nino pun sempat mandul dalam beberapa laga sehingga dituding telah kehilangan ketajamannya di depan gawang lawan.

Namun, Torres membungkam kritik lewat lesakan dua gol pada laga melawan Chelsea di Anfield. Dua gol tersebut dibuat Torres dengan sepakan indah yang tak mampu diantisipasi kiper Chelsea kala itu, Petr Cech. Tak lama berselang setelah laga itu, pada musim dingin 2011 Torres memutuskan untuk pindah ke Chelsea. Jadi, gol Torres ke gawang Chelsea di laga sebelumnya adalah momen terakhir ia berselebrasi dengan seragam Liverpool di Anfield.

1. Menghancurkan Nemanja Vidic di Musim 2008-2009


Liverpool bersaing ketat dengan Manchester United di musim 2008-2009 untuk memperebutkan trofi Liga Inggris. Kedua tim pun akhirnya bertemu di Old Trafford saat Liverpool butuh kemenangan untuk menjaga asa menjadi juara Liga Inggris.

Namun, Liverpool justru tertinggal lebih dulu saat pemain andalan Man United saat itu, Cristiano Ronaldo, mencetak gol dari titik putih pada menit 23. Akan tetapi, Torres jadi juru selamat Liverpool berkat gol balasan yang dicetaknya lima menit berselang.

Gol tersebut terasa indah karena Torres mampu mengalahkan pemain Man United, Nemanja Vidic, yang waktu itu dianggap sebagai bek tengah terbaik di dunia. Vidic sampai terjatuh dalam perebutan bola dengan El Nino karena kalah cepat. Usai lewati hadangan Vidic, Torres langsung membobol gawang Man United yang dijaga Edwin van Der Sar.

Setelah aksi Torres , Liverpool mampu membalikkan keadaan untuk menang 4-1 atas Man United berkat tiga gol tambahan yang dilesakkan Steven Gerrard (44’), Fabio Aurelio (77’) dan Andrea Dossena (91’). Meski menang tetapi Liverpool harus menelan pil pahit di akhir musim karena Man United yang menjadi kampiun Liga Inggris.

(ADP)